Pembelajaran Bermakna Dari Batu Akik dan Batu Ali

Sepuluh jenis batu alam yang terkenal di dunia diantaranya; Safir, Ruby, Bacan , Kalimaya, Zamrud, Topaz, Sungai Dare,  Kalsedony, , Giok dan  Pancawarna.

Dapat dipastikan masih ada ratusan bahkan ribuan jenis batu alam yang tersimpan di dalam perut bumi kita yang belum ditambang oleh manusia hinggga saat ini.
Kepada peserta didik juga dapat kita perkenalkan adanya tingkatan kekerasan batu alam misalnya dimulai dari yang paling rendah ; Talk, Gypsum, Calcite, Fluorit, Apatite, Faldspar (Orthoclase), Quarts, Topaz,  Sapphire dan Diomond; Google. Skala kekerasan batu alam pertama disusun oleh Mohs dengan skala tertinggi 10. Tingkat kekerasan sangat menentukan kualitas dan nilai jual dari sebuah produk batu alam. Dalam sebuah literature dikatakan bahwa di alam ini terdapat jenis batuan yang memiliki tingkat kandungan energi yang sangat dahsyat seperti unsur Uranium, Plutonium dan sebagainya. Satu hal yang harus disampaikan kepada peserta didik bahwa negara kita yang sangat kaya akan bahan alam ternyata masih sangat tinggi tingkat ketergantungan kepada  tenaga ahli orang asing. Dengan demikian diharapkan timbul kesadaran dari para peserta didik  semangat untuk mempelajari keberadaan dari kekayaan alam Negara kita. Dunia pertambangan  juga merupakan salah satu ilmu yang menekuni dunia batu alam atau sumber daya alam.
Lahirnya Undang-undang No 4 tahun 2009.   tentang minerba  yang melarang kegiatan eksport bahan mentah atau Raw Materials harus disampaikan kepada peserta didik dengan harapan mereka mampu menjadi tenaga ahli yang diharapakan kelak dapat mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi siap eksport dengan nilai jual yang lebih tinggi.
Undang-undang ini juga mengharuskan pihak-pihak yang bergerak dalam dunia pertambangan memiliki alat pengolah (Smelter) dan dipastikan membutuhkan tenaga ahli dalam jumlah yang besar.
            Batu alam (Gemstones) yang beberapa bulan terakhir menjadi fenomena di sebagian wilayah Indonesia  merupakan anugerah Tuhan yang tak ternilai harganya. Masyarakat kalangan paling bawah hingga kalangan atas seakan dipersatukan dalam nasionalisme batu akik Gemstones maupun batu ali. Fungsi batu akik dapat dikategorikan dari yang paling sederhana  hingga menjadi lifestyle (gaya hidup wah) bagi sebagian manusia.
Dalam sebuah obrolan ringan tercetus fungsi batu akik ataupun batu ali yang sangat sederhana yaitu untuk membedakan antara manusia dengan monyet. Hingga sekarang belum ada monyet yang diketahui memakai batu ali/ batu akik. Fungsi lain dari batu ali adalah dalam tataran yang paling tinggi yaitu sebagai bagian dari gaya hidup. Batu ali dengan jenis tertentu dengan kelebihannya memiliki nilai jual melebihi logam mulia emas. Bahkan batu alam yang sudah berbentuk mata cincin ataupun liontin dengan motif tertentu akan memiliki nilai jual yang sangat luarbiasa. Penulis yang semula tidak tertarik pada fenomena  batu alam ini dengan tidak  sengaja melakukan pengamatan pada akhirnya mendapatkan ilmu hikmah yang sangat bermanfaat. Jauh sebelum fenomena batu alam kita tahu bahwa keberadaan batu akik pernah dijadikan simbul mitos dan tahayul dalam dunia supranatural. Batu akik yang semula mengandung image magis maka saat ini terbuka sudah tabir  mistik tersebut menjadi ilmu  yang bersifat ilmiah bagi para siswa.
 Komedian terkenal Nardji juga telah membelajarkan kepada kita terutama para remaja usia sekolah bahwa kekuatan  dan kelebihan batu alam bukan bersifat magis tetapi kekuatan batu alam adalah bersifat ilmiah dan alamiah. Benar sekali bahwa jenis batu alam tertentu dengan kandungan unsur tertentu akan memiliki karakter tersendiri. Ada batu alam yang mampu menetralkan racun, ada pula jenis batu yang mampu menyerap panas dan lain sebagainya.
Nilai jual dari batu alam saat ini terdapat pada jenis, motif dan hasil akhir pengerjaan oleh pengrajin. Lalu apa yang sebaiknya kita sampaikan kepada para siswa pada materi batu alam ini. Pada kurikulum dua ribu tiga belas digunakan  pendekatan pembelajaran diantaranya siswa melakukan pemgamatan, menanya, mencoba, mengolah data dan mengkomunikasikan. Bahkan pada tahap akhir dari satu proses pembelajaran bila dimungkinkan siswa .diharapkan mampu mencipta.
Guru sebagai fasilitator pembelajaran dapat membuat lembar kerja yang sederhana sehingga kegiatan dapat dengan mudah dilakukan oleh siswa. Lembar kerja diharapkan mengacu pada langkah-langkah pendekatan scientifist sampai pada tataran tertinggi yaitu proses mencipta.
Dengan maraknya industry kreatif batu alam saat ini maka tidak terlalu sulit anak-anak didik melakukan tahapan pembelajaran hingga anak dapat membuat produk sederhana batu ali. Kemampuan siswa dalam melakukan produk kreatif meskipun dalam tingkat yang paling sederhana wajib kita apresiasi dengan rewards nilai akademik agar mampu menjadi pengalaman berharga dikemudian hari.
                                                                                                

                                                                                                Penulis,
Guru IPA Terpadu

SMPN 4 Tarogong Kidul Garut

Komentar

Postingan populer dari blog ini

aplikasi penddikan

PERATURAN /TATA TERTIB SMP NEGERI 4 TAROGONG KIDUL